Masih Situasi Arus Mudik, Terminal Tipe A Indihiang Terpantau Sepi

Nuansa Terminal Tipe A Indihiang terkini | MF

Kota, Wartatasik.com – Terminal Tipe A Indihiang terpantau sepi meskipun dalam situasi Mudik Lebaran.

Dalam pantauan crew Wartatasik.com di Terminal Tipe A Indihiang ini sepi dan hanya dihuni beberapa penumpang, pedagang serta karyawan bus.

Saat dikonfirmasi, Pengawas Terminal Tipe A Indihiang, Yosep di Posko Mudik Lebaran yang berada didalam Terminal Tipe A Indihiang, menyebutkan bahwa sepinya terminal ini disebabkan oleh beberapa faktor termasuk adanya penurunan jumlah pemudik yang terjadi di seluruh Indonesia.

“Selain itu, banyaknya penumpang yang naik di luar terminal juga menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap sepinya terminal ini. Lalu banyaknya bus yang tidak masuk terminal juga tentunya menjadi salah satu penyebab sepinya terminal ini,” tuturnya, Kamis (3/4/25).

Secara aturan, lanjutnya, setiap bus yang akan berangkat seharusnya masuk ke terminal dulu karena ada pengecekan kelayakan (Ramp Check) bus terlebih dahulu sebagai upaya menekan angka kecelakaan di jalan.

“Namun fakta dilapangan banyak bus yang menolak untuk masuk dengan alasan beragam. Padahal sudah kita himbau bus tersebut masuk ke terminal Indihiang dengan menempatkan beberapa petugas di depan terminal, namun banyak dari bus tersebut yang kekeuh tidak mau masuk ke terminal,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan banyaknya pool yang menaikturunkan penumpang juga menjadi salah satu dampak dari sepi nya terminal ini.

“Kalau berbicara aturan juga sebetulnya pool itu hanya sebatas garasi bus dan bengkel. Namun, kita tahu sendiri faktanya mayoritas penumpang naik di pool bus. Untuk hal itu, kita juga sudah laporkan ke Kementrian hasil dari analisa kami agar terminal ini bisa berjalan optimal,” jelasnya.

Dirinya berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya bisa ikut mendorong untuk mengoptimalkan Terminal Tipe A Indihiang ini.

“Sosialisasi sudah pernah kita lakukan dengan Dishub Kota Tasikmalaya agar dapat merubah beberapa trayek Angkutan Kota (Angkot) agar bisa masuk ke terminal sehingga konektifitas penumpang lebih mudah,” tuturnya.

Pihaknya meminta kepada para pengusaha atau perusahaan bus yang ada di Kota Tasikmalaya agar bisa mengeluarkan aturan yang mewajibkan bus yang akan berangkat maupun datang untuk masuk dulu ke terminal, “Guna mengoptimalkan terminal terbesar di Priangan Timur ini,” pungkasnya. MF

Berita Terkait