Pj Wali Kota Tasik Sampaikan Dua Skema dalam Musrenbang Dinas Lingkungan Hidup

Pj Wali Kota Tasik Sampaikan Dua Skema dalam Musrenbang Dinas Lingkungan Hidup | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Kegiatan ini ada dua skema yang pertama untuk penanaman pohon sedangkan yang kedua adalah masalah sampah.

Untuk penanaman pohon bisa dilakukan oleh para ASN, lulusan-lulusan atau alumni mahasiswa yang baru lulus siapa pun yang memungkinkan dengan harapan minimum 10 ribu pohon.

Hal itu dikatakan Pj Wali Kota Dr. Cheka Virgowansyah S.S.T.P ME saat menghadiri serta membuka kegiatan Musrenbang tingkat Sektoral Dinas Lingkungan Hidup di Aula PUTR Kota Tasikmalaya, Senin (06/02/2023)

“Terkait masalah sampah itu tahapannya sekarang sudah diadakan Tasik Resik yang sudah berjalan untuk penanganan sampah,” ucapnya.

Setidaknya lanjut Cheka, Pemkot butuh pengurangan sampah organik itu harapannya bisa mencapai 50 atau 60 ton sampah organik itu sudah terurai.

Yang pertama katanya, untuk penanaman pohon sebanyak 10 ribu pohon mudah mudahan di tahun 2023 ini bisa terlaksana untuk teknisnya akan diserahkan kepada Dinas LH.

“Dan yang kedua target untuk sampah kita usahakan semaksimal mungkin bisa mengurangi masalah sampah di Kota Tasikmalaya dan mudah-mudahan juga kita bisa mencapai ketitik Adipura di 2023 ini,” ungkapnya.

Sementara, Kadis LH Kota Tasik, Drs H Deni Diana M.Si mengatakan cukup ada 8 kontainernya saja, 1 kontainer inklud dengan truknya (arm roll), 1 dump truck, dan 5 cator (roda tiga).

“Itu akan ditempatkan di titik-titik TPS yang krodit sampah. Seperti belakang Mayasari, Dadaha, Pasar Cikurubuk, Argasari dan lainnya, masalahnya saat ini adalah wadahnya yang kurang, makanya kita perbanyak wadah sampahnya,” ucapnya.

Deni berharap mudah-mudahan dengan adanya tambahan itu sedikitnya bisa mengurangi volume di TPA legal, kontainer ini kapasitasnya 6 kubik, bisa di up sampai 7 – 8 kubik sampah kapasitasnya.

“Jadi dengan ada wadah ini, warga tak akan berserakan membuang sampahnya lagi. Nanti kalau ada di treatment dari Banprov untuk TPA, jangan sampai masalah sampah di kota tuntas, antrean untuk membuang sampah bisa teratasi,” tandasnya. Sus

Berita Terkait