Setelah Sempat Tertunda Lama, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tasik Kembali Berlanjut

Setelah Sempat Tertunda Lama, Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tasik Kembali Berlanjut | Asron

Kota, Wartatasik.com – Setelah sekian lama tertunda karena terhambat satu lain hal, pembangunan Rumah Jabatan (Rujab) atau rumah dinas Wali Kota Tasikmalaya di Jl Letnan Harun kembali berlanjut.

Hal ini berdasarkan pantauan tim Wartatasik.com, pelaksanaan pembangunan lanjutan gedung Rujab tengah dikebut, Rabu (24/7/2024).

Diakui juga, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya H. Toni Antoni ST, M.Si., membenarkan jika tahun ini proses pembangunan Rujab Wali Kota dilanjutkan.

Lanjut Toni, lanjutan pembangunan gedung Rujab ini sempat tertunda akibat pandemi Covid 19, disamping itu juga berimbas pada penyusutan kegiatan bidang bangunan dari anggaran APBD Kota Tasikmalaya.

Bahkan lanjutnya, anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) untuk lanjutan ini yang sempat ada, karena suatu hal prioritas untuk penanganan Covid-19 di level provinsi, anggaran tersebut ditarik kembali sehingga sejak saat itu Banprov untuk rumah jabatan belum ada lagi sama sekali.

Tahun ini terangnya, kegiatan pembangunan Rujab ini kembali dilanjutkan dengan dana yang tersedia.

“Mudah-mudahan tidak terkendala lagi. Dalam pelaksanaan tahun ini disesuaikan dengan skala prioritas pekerjaan, mengingat anggaran yang tersedia tahun ini masih lebih kecil dari perhitungan DED keseluruhan,” ujarnya.

Namun demikian, skala prioritas pekerjaan tahun ini antara lain pada pembangunan pos jaga/security, benteng samping, belakang dan konstruksi dasar prasarana jalan komplek serta pemasangan elemen arsitektural Rujab.

Jelasnya lagi, dari pekerjaan yang dilaksanakan tahun ini didapat gambaran PR lanjutan tahun berikutnya pada finishing Rumah Jabatan.

“Pembangunan Pendopo pertemuan, berikut prasarana lingkungan seperti hotmix jalan komplek, drainase, dan pagar depan serta bangunan penunjang seperti ruang ajudan, garasi, mushola dan lain lain,” imbuhnya.

BACA JUGA: Terimbas Covid 19, Toni Antoni Akui Pekerjaan Bidang TB PUPR Kota Tasik TA 2020 Menurun Drastis

Terkait anggaran, katanya, nilai kontrak yang bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya sebesar Rp. 1.300.904.000.

Kembali lagi, pihaknya memohon dukungan dan doa kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Agar dalam pelaksanaan pembangunan rujab ini, lancar tidak ada aral melintang,” pungkasnya. Asron.

Berita Terkait